Triathlon atau trilomba adalah kompetisi olahraga ketahanan fisik yang menggabungkan tiga cabang olahraga berbeda—renang, balap sepeda, dan lari—yang dilakukan secara berurutan dalam satu kesatuan waktu. 

Berikut adalah poin-poin utama mengenai triathlon:

1. Urutan Cabang Olahraga

Para atlet (disebut triatlet) harus menyelesaikan setiap segmen secara berurutan dengan jeda waktu transisi yang seminimal mungkin: 

  • Renang: Biasanya dilakukan di perairan terbuka seperti laut atau danau.
  • Bersepeda: Dilakukan segera setelah keluar dari air dan mengganti perlengkapan di area transisi pertama (T1).
  • Lari: Tahap terakhir setelah menyimpan sepeda di area transisi kedua (T2) hingga mencapai garis finis. 

2. Jarak Perlombaan yang Umum

Jarak dalam triathlon bervariasi tergantung pada level kompetisinya: 

  • Sprint: Renang 750m, Sepeda 20km, Lari 5km.
  • Standar (Olimpiade): Renang 1,5km, Sepeda 40km, Lari 10km.
  • Ironman 70.3 (Half): Total jarak 70,3 mil (Renang 1,9km, Sepeda 90km, Lari 21,1km).
  • Full Ironman: Renang 3,8km, Sepeda 180km, Lari 42,2km (maraton penuh). 

3. Sejarah Singkat

  • Asal Mula Modern: Ajang triathlon modern pertama kali diadakan di Mission Bay, San Diego, California, pada 25 September 1974.
  • Olimpiade: Olahraga ini resmi memulai debutnya sebagai cabang olahraga Olimpiade pada Olimpiade Sydney 2000

4. Manfaat dan Perkembangan di Indonesia

Triathlon melatih ketahanan jantung, kekuatan otot, dan ketangguhan mental. Di Indonesia, olahraga ini semakin populer sejak tahun 2015 melalui ajang internasional seperti Ironman 70.3 Bintan, Ironman 70.3 Lombok, dan Bali International Triathlon.

sekaliber lingkup regional provinsi olahraga ini juga berkembang pesat di kalimantan selatan, dengan telah terbentuknya federasi resmi di bawah naungan KONI, DISPORAPROV, DAN KOI INDONESIA.